Tips Agar Masakan Bersantan Tak Mudah Basi - Catatan Rezky

Wednesday, November 14, 2018

Tips Agar Masakan Bersantan Tak Mudah Basi

Tips Agar Masakan Bersantan Tak Mudah Basi
\
Santan merupakan salah satu bahan dalam berbagai santapan lebaran. Masakan bersantan seperti opor, gulai, lodeh, rendang, dan lain sebagainya. Masakan ini biasa disajikan bersama ketupat khas lebaran.

Santan merupakan salah satu bahan masakan dengan sejuta manfaat. Dengan rasa yang kaya dan konsistensi krim, santan dianggap sebagai pengganti yang sehat untuk banyak produk susu. Santan memiliki nilai gizi yang kaya dan rasa tropis yang khas. Santan sarat dengan mineral dan vitamin termasuk beberapa anti oksidan dan senyawa besi.

Namun, masalah yang kerap didapati dari masakan bersantan adalah sifatnya yang cepat basi. Padahal olahan santan saat lebaran kerap dihidangkan dalam jumlah banyak. Maka dari itu penting untuk mengetahui kiat-kiat menyimpan masakan bersantan agar tak cepat basi.

Jika Anda bersiap untuk memasak hidangan lebaran dengan bahan santan, berikut tips agar masakan bersantan tak mudah basi

Gunakan kelapa tua

Saat memilih kelapa, pilih kelapa yang sudah tua dan segar. Ciri kelapa tua adalah dagingnya yang sudah keras dan mudah patah. Kelapa yang sudah tua memiliki lebih banyak kandungan minyak sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih gurih. Namun, hindari kelapa yang sudah retak dan kering karena kualitasnya yang sudah tidak bagus. Jenis kelapa ini akan sedikit menghasilkan santan serta masakan yang dibuat jadi lebih mudah basi.

Kupas kelapa dari kulit ari kecokelatannya. Bilas dengan air bersih usai dikupas. Kulit ari yang ikut terparut akan menghasilkan santan yang sedikit. Selain itu, kulit yang kecokelatan akan memengaruhi warna santan dan juga membuat masakan lebih mudah basi saat dimasak. Peras santan kelapa dengan air hangat sehingga untuk mendapatkan santan yang kental dan menurunkan potensi bakteri berkembang biak.

Cara memasak

Setiap masakan bersantan sebaiknya dimasak hingga benar-benar tanak dan matang. Masak masakan bersantan hingga benar-benar mendidih. Biarkan masakan bersantan mendidih dan kuahnya berkurang sekitar 10 menit. Hal ini supaya seluruh santan bisa matang keseluruhan dan tidak mudah basi.

Pastikan untuk mendidihkan santan tanpa menutupnya. Usahakan jangan menutupnya rapat-rapat saat masih panas. Makanan menjadi cepat basi karena uap panas yang mengepul di dalam wadah makanan tersebut tercampur dengan makanan. Angkat lalu hilangkan uapnya sebelum menyimpannya. Masakan bisa dihangatkan ulang ketika hendak disantap kembali.

Jangan diaduk

Untuk mengurangi kemungkinan santan pecah, pastikan untuk terus mengaduk olahan santan saat memasaknnya. Santan yang pecah dan meluap-luap akan menyebabkan makanan cepat basi.

Namun, jangan mengaduk saat masakan telah matang dan api telah dimatikan. Mengaduk masakan bersantan dalam keadaan dingin membuat udara yang mengandung bakteri mudah masuk dalam masakan dan menyebabkan masakan cepat basi.

Hangatkan sebelum disantap

Jika masakan bersantan masih bersisa, terus hangatkan masakan tersebut. Hangatkan dengan api sedang sampai benar-benar mendidih. Menghangatkan masakan bersantan akan membuat bakteri yang ada akan mati dan menghindari basi dikemudian waktu.

Menghangatkan makanan terlebih dahulu sebelum disimpan bertujuan untuk menambah Lama waktu ketahanan makanan tersebut. Untuk makanan jenis sayur, dapat dihangatkan hingga mendidih. Sedangkan untuk makanan berbumbu kental, tambahkan sedikit air, kemudian hangatkan hingga kembali mengental.

Jika Anda ingin menaruhnya pada meja makan, gunakan tudung saji untuk melindunginya dari bakteri. Makanan yang disimpan di luar ruangan dapat dengan mudah terkontaminasi oleh udara.

No comments:

Post a Comment