Catatan Rezky

Catatan Rezky

Friday, May 24, 2019

Apartemen Atau Rumah, Ini Jawabannya

May 24, 2019 0
Apartemen Atau Rumah, Ini Jawabannya
Apartemen Atau Rumah, Ini Jawabannya

Gaya hidup di kota besar kini menuntut tempat tinggal yang praktis, khususnya menuju ke tempat kerja. Untuk mendapatkan rumah di sekitar kantor, rasanya sudah tidak memungkinkan saat ini dengan pendapatan yang kenaikannya tak sebanding dengan lonjakan harga rumah.

Terlebih dengan keterbatasan lahan di kota besar yang terus disesaki banyak orang juga bangunan. Situasi tersebut ditangkap pengusaha properti sebagai peluang bisnis. Mereka menawarkan apartemen sebagai solusi tempat tinggal masa kini.

Setiap iklan apartemen selalu ditampilkan dengan menggunakan bahasa yang memukau. Pebisnis properti menyadari bahwa satu-satunya pertimbangan orang ragu memilih apartemen adalah properti jenis ini menggunakan sertifikat strata title atau kepemilikan lahan bersama.

Hal tersebut bukan berarti apartemen menjadi properti yang sepi peminat. Iklan dan promosi yang gencar dilakukan pengembang properti. Ditambah dengan fakta bahwa tiap tahun harga properti cenderung naik. Pada akhirnya, menyadarkan banyak orang untuk segera memiliki properti.

Bagaimana sebenarnya seluk beluk membeli rumah atau apartemen? Manakah yang lebih menguntungkan? Uraian berikut ini akan menjelaskannya kepada Anda.
 
Membeli properti butuh biaya besar sehingga harus dipikirkan dengan matang. Sebelum membeli properti, pertimbangkan properti seperti apa yang dibutuhkan dan di mana lokasi yang diinginkan. Jenis hunian yang Anda beli sudah tentu akan ditempati dalam waktu yang lama.

Umumnya properti yang digunakan sebagai hunian terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

Hunian vertikal, seperti apartemen, rumah susun, atau kondominium.

Rumah tapak.

Dasar keputusan membeli jenis hunian adalah kebutuhan dan tujuan jangka panjang seperti apa yang ingin dicapai. Sebab hak dan kewajiban yang terkait dengan hunian vertikal dan rumah tapak tidaklah sama. Bahkan, ada perbedaan antara rumah tapak dan hunian vertikal yang menambah atau mengurangi daya tarik masing-masing. Membeli tempat yang paling sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan adalah pertimbangan yang penting.

Pertimbangan umum yang biasanya digunakan sebelum membeli hunian, di antaranya:

Lokasi dan biaya.

Luas bangunan yang diinginkan.

Pentingnya memerhatikan pertimbangan di atas karena rumah akan menjadi tempat yang akan dihuni dalam jangka waktu yang lama.

Sebelum memilih jenis hunian yang ingin dibeli, ada baiknya juga mempertimbangkan beberapa hal berikut ini.

1. Pahami Status Hak Milik Rumah dan Apartemen
Status hak milik rumah dan apartemen perlu diketahui lebih dulu oleh calon pembeli. Membeli rumah tapak sama artinya dengan memiliki rumah dan tanahnya sekaligus. Sementara membeli apartemen, Anda hanya memiliki ruangan di dalamnya.

Paling tidak Anda juga bisa menikmati fasilitas yang disediakan untuk digunakan secara bersama-sama dengan penghuni lain. Istilahnya adalah kepemilikan bersama (strata title).

2. Pertimbangkan Proses dan Biaya Pemeliharaan
Membeli rumah berarti Anda bertanggung jawab untuk semua perawatannya. Ini tentu ada kaitannya dengan biaya perawatan. Sementara membeli apartemen, pengelola yang bertanggung jawab untuk pemeliharaannya. Besarnya biaya yang dikeluarkan tergantung pada kebijakan pengelola apartemen tersebut.

3. Fitur Komunitas Apartemen Lebih Tertata dengan Rapi
Membeli dan tinggal di apartemen memiliki kelebihan seperti fitur komunitas. Fitur yang dimaksud di sini semisal lapangan tenis, kolam renang, atau fasilitas berbasis masyarakat lainnya yang menjadi lebih mudah digunakan dan dipelihara. Sementara jika membeli rumah tradisional, fitur tersebut akan mengeluarkan biaya yang mahal karena dari pembangunan hingga pemeliharaan ditanggung sendiri.

Pertimbangkan Hal Ini Juga Sebelum Membeli
Sebelum membeli jenis hunian, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran masing-masing. Di bawah ini adalah sejumlah tips yang bisa dijadikan pedoman.

Pertimbangkan lokasi, apakah rumah atau apartemen yang ingin Anda beli itu berlokasi strategis atau tidak.

Bandingkan harga untuk mendapatkan harga terbaik sesuai dengan kondisi pasar dan kebutuhan.

Pertimbangkan tujuan, apakah untuk tempat tinggal atau Investasi. Apa pun tujuannya, sebenarnya membeli properti tak ada ruginya karena harga properti selalu naik. Anda bisa memanfaatkan KPR bila tidak punya dana utuh.

Pertimbangkan fasilitas yang ditawarkan, misalnya apakah properti yang ingin dibeli memiliki fasilitas yang lengkap, seperti sport center hingga supermarket.

Pertimbangkan keamanan dan perawatan. Apartemen dengan fasilitas tambahan semisal fasilitas lift membuat penghuni apartemen mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan. Perhatikan juga segi keamanannya, apakah rawan bencana alam, gempa, dekat bandara, banjir, dan lain sebagainya.

Cek legalitas pengembang properti untuk menghindari kerugian akibat properti yang dibangun tidak sesuai dengan yang dijanjikan atau sengketa hukum lainnya. Untuk rumah, sertifikat Surat Hak Milik (SHM) sudah pasti harus ada. Sementara untuk apartemen, hanya diberikan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) yang batas waktu penggunaannya hanya sampai 20 tahun.

Perhatikan privasi. Apartemen lebih terjaga privasinya dibandingkan rumah. Namun, kelebihan rumah adalah Anda lebih mudah bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya.
Dengan mempertimbangkan faktor di atas, setidaknya Anda akan lebih spesifik lagi menentukan jenis hunian yang ingin dibeli.

Jika Anda masih juga bingung menentukan apakah akan membeli apartemen atau rumah, coba perhatikan keuntungan membeli rumah dan apartemen berikut ini. Pilih mana yang lebih mendominasi keinginan Anda. Jika sudah, Anda bisa memutuskan untuk membeli hunian yang tepat sesuai kebutuhan dan harapan tentunya.

Keuntungan Memiliki Apartemen
1. Lokasi Lebih Mudah Dijangkau Karena Strategis dan Dekat Perkantoran
Apartemen sangat cocok bagi Anda yang memiliki mobilitas yang tinggi. Biasanya lokasi apartemen berada di tempat-tempat yang strategis di wilayah perkotaan sehingga dari segi akses akan jauh lebih cepat dan mudah.

2. Fasilitas Lebih Komplet dan Mewah
Pada umumnya, fasilitas mewah dan lengkap merupakan daya tarik yang ditawarkan apartemen. Fasilitas standar yang biasanya diberikan pengelola apartemen, di antaranya lapangan tenis, kolam renang, pusat kebugaran, tempat spa atau sauna, dan lain sebagainya.

3. Alasan Praktis Sering Kali Menjadi Tujuan Utama Membeli Apartemen
Apartemen memang memberikan solusi gaya hidup praktis bagi pembelinya. Sebab semua fasilitas yang berhubungan dengan kebersihan dan pemeliharaan gedung akan menjadi tanggung jawab pihak pengelola. Pemilik apartemen hanya cukup membayar service charge saja. Dan perlu diingat biaya tersebut tidak termasuk dalam biaya KPA bila memiliki apartemen dengan dicicil.

4. Memiliki Apartemen Meningkatkan Prestise bagi Pemiliknya
Maraknya iklan di media seolah memberikan dukungan bahwa apartemen adalah simbol kesuksesan, bentuk kemandirian finansial, dan juga status sosial yang tinggi. Jika dilihat dari lokasi dan fasilitas yang diberikan apartemen yang hampir mirip dengan hotel, memang persepsi seperti ini tidak ada salahnya.

Setelah mengetahui keuntungan membeli apartemen, Anda bisa membandingkannya dengan keuntungan membeli rumah seperti di bawah ini.

Keuntungan Memiliki Rumah

1. Membeli Rumah Artinya Membeli Lahan Juga
Dengan membeli rumah, Anda memiliki lahan untuk membuat tata ruang yang menarik, seperti taman, ruang bermain anak, tempat untuk bersantai, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga dapat mengubah bentuknya sesuai dengan keinginan. Hal ini tidak bisa terjadi pada apartemen yang biasanya ruangnya terbatas dan lahannya milik bersama.

2. Rumah Punya Keunggulan Mudah Dijual Kembali
Rasa jenuh tinggal di apartemen menyebabkan rumah makin lama makin diminati masyarakat. Selain mudah untuk dijual kembali, sertifikat rumah juga bisa digadaikan saat Anda membutuhkan dana untuk kebutuhan mendesak.

3. Pemilik Rumah Merasa Lebih Nyaman Karena Punya Dua Legalitas
Pemilik rumah lebih terjamin karena punya dua kepemilikan, yaitu rumah dan tanah dalam bentuk sertifikat yang legal. Kemudahan dalam mengelola rumah dari sisi anggaran keuangan membuat rumah lebih fleksibel untuk perencanaan keuangan jangka panjang.

Pertimbangkan Sebelum Menjatuhkan Pilihan

Dengan membandingkan beberapa sisi positif dan negatif hunian dalam bentuk rumah dan apartemen di atas, Anda akan lebih bijak lagi memilih hunian yang akan dibeli. Sebab memiliki rumah atau apartemen merupakan tujuan jangka panjang dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, pertimbangkan dengan masak-masak sebelum akhirnya Anda menjatuhkan pilihan.

Monday, April 29, 2019

Pedoman Investasi Yang Aman

April 29, 2019 0
Pedoman Investasi Yang Aman
Pedoman Investasi Yang Aman

Rupiah kembali tertekan hingga memasuki level Rp 14.527 per Dolar Amerika Serikat. Serem juga ya, padahal beberapa bulan yang lalu sempat di Rp 13.900-an. 

Gak menutup kemungkinan, mereka yang sudah beli saham sebelum peristiwa ini berlangsung jadi rugi.

Kendati demikian, masih ada beberapa instrumen investasi lain yang justru untung. Apakah ini adalah saat yang tepat untuk mengganti investasimu?

Jangan buru-buru, baca dulu ulasan lengkap di bawah ini.

1. Reksadana pasar uang pasti untung

Di tengah derasnya sentimen negatif yang meneror pasar saham dan obligasi, reksadana pasar uang justru bisa mencetak untung.

Infovesta juga merangkum top 5 reksadana pasar uang dengan return tertinggi.
 Beberapa di antaranya adalah Mega Dana Lancar (4,64 persen), Capital Sharia Money Market (0,78 persen), Sucorinvest Sharia Money Market Fund (0,64 persen), Prospera Dana Lancar (0,60 persen), dan Indosterling Pasar Uang (0,59 persen).

Wajar, aset-aset investasi dalam reksadana pasar uang adalah deposito

2. P2P lending juga gak terpengaruh 

Selain reksadana pasar uang, investasi yang satu ini juga gak akan terpengaruh oleh demonstrasi di Jakarta. Mengapa? Karena peran investor di platform ini adalah sebagai orang yang “meminjamkan” dana ke orang lain.

Risiko yang ada di investasi ini tentunya adalah kredit macet karena si peminjam gak sanggup bayar cicilan. Namun rasio kredit macet tentunya bisa diketahui lewat informasi situs-situs ini.

Selama situs P2P lending yang kamu tuju diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka gak perlu ragu untuk investasi di sana. Untungnya pun bisa di atas 10 persen.

3. Jadilah yang diuntungkan ketika pasar modal lagi gak menentu

Sejatinya, efek dari melemahnya IHSG dan menguatnya Dollar adalah sementara. Ini disebabkan karena sentimen-sentimen negatif yang membuat banyak orang panik.

Oleh karena itu, mereka berbondong-bondong menarik investasinya hingga harga saham-saham di bursa jadi terkoreksi.

Menanggapi situasi ini, kamu gak perlu panik. Jadilah orang yang diuntungkan di saat orang lain panik. Emangnya bisa?

Ketika seluruh harga saham turun, mestinya ini jadi peluang yang tepat untuk membelinya. Jika sudah kadung beli sebelum harga turun, beli lagi saja juga gak apa-apa, kerugianmu tentu bakal berkurang.

Ketika IHSG sudah bergerak normal kembali, maka kamu bakal merasakan keuntungan yang lebih besar lagi.

Tidak perlu cut loss, kecuali saham yang kamu pegang adalah saham gorengan. Bersabarlah, karena di akhir tahun masih ada peluang window dressing.

4. Jangan rakus
Bila memang saham adalah pilihan investasimu saat ini, karena kamu ingin menjadi pihak yang diuntungkan ketika IHSG menurun, maka bijaklah dalam membelinya.

Risiko penurunan harga masih ada seiring dengan masih memburuknya situasi di Jakarta. Beli pelan-pelan saja, dan fokuskan perhatianmu pada saham yang mau menebar dividen sebentar lagi.

Itulah pedoman investasi yang kiranya cukup aman di saat situasi yang gak menentu saat ini. Semoga bermanfaat.

Wednesday, April 17, 2019

Taman Hiburan Terbaik Di Dunia

April 17, 2019 0
Taman Hiburan Terbaik Di Dunia

Taman Hiburan Terbaik Di Dunia

Siapa yang gak suka main ke taman hiburan? Di dunia ada beberapa taman yang diketahui menjual tiketnya sangat mahal. Saking mahalnya, cuma orang-orang yang kaya beneran yang sering main ke taman tersebut.

Kalau di Indonesia, Taman Impian Jaya Ancol ataupun Trans Studio udah dianggap besar, taman-taman yang bakal dibahas ini jauh lebih besar. Harga tiketnya aja bukan main mahalnya.

Penasaran apa aja taman-taman hiburan yang menjual tiket dengan harga yang sangat mahal? Dikutip dari Investopedia, berikut ini adalah daftarnya.

1. Walt Disney World
Taman hiburan yang berlokasi di Orlando, Florida, Amerika Serikat ini mengenakan harga tiket masuk yang sangat mahal bagi pengunjung. Harga jual tiketnya berada di kisaran US$ 110 – US$ 124 buat sekali masuk. Kalau dirupiahkan, nilainya mencapai Rp 1,5 juta – Rp 1,7 juta.

Walt Disney World didirikan pada tahun 1965. Informasi terakhir menyebutkan jumlah pegawai yang dipekerjakan di sana mencapai 74 ribu orang.

2. Universal Studios Florida
Yang berikutnya adalah Universal Studios Florida. Sama seperti Walt Disney World, taman hiburan yang satu ini juga berdiri di Orlando, Florida, Amerika Serikat.

Universal Studios Florida memberlakukan harga tiket dari US$ 82 – US$ 120. Dengan kata lain, kamu harus membayar Rp 1,15 juta – Rp 1,69 juta.

Universal Studios Florida dibuka pada 7 Juni 1990. Orang-orang yang bekerja di sana disebut-sebut mencapai ribuan orang.

3. Taman hiburan Disneyland
Taman dengan harga jual tiket termahal selanjutnya adalah Disneyland. Taman yang satu ini juga berdiri di Florida, Amerika Serikat. Buat masuk ke sana, kamu harus merogoh kocek sebesar US$ 129 – US$ 135.

Itu berarti rupiah yang harus disediakan buat beli tiket masuk senilai Rp 1,8 juta – Rp 1,9 juta. Mahal banget ya?
Disneyland didirikan pada tahun 1965. Sejauh ini jumlah pegawai yang dipekerjakan di sana telah mencapai 74 ribu orang.

4. SeaWorld Orlando
Taman hiburan dengan tiket termahal berikutnya adalah SeaWorld Orlando. Tiket buat masuk ke taman dijual mulai dari harga US$ 84,99 – US$ 104,99. Kalau dirupiahkan kira-kira harga jual tiketnya sekitar Rp 1,19 juta – Rp 1,48 juta.

SeaWorld Orlando mulai dibuka pada 15 Desember 1973. Jumlah orang yang dipekerjakan di sana disebut-sebut mencapai 5.000 orang pada 2017.

5. Universal Studios Hollywood
Kemudian ada Universal Studios Hollywood yang menjadi taman hiburan dengan harga tiket termahal di dunia. Sekali masuk kamu mesti bayar US$ 109 – US$ 129. Itu berarti nilainya sekitar Rp 1,53 juta – Rp 1,82 juta.

Universal Studios Hollywood dibuka pada 30 April 1912. Pada 2017, taman ini dilaporkan menerima pengunjung sebanyak 9 juta orang.

Nah, itu tadi beberapa taman hiburan dengan harga jual tiket yang sangat mahal. Gimana? Berminat gak berkunjung ke sana?

Thursday, April 4, 2019

Cara Memunculkan Virtual Panda Di Smartphone

April 04, 2019 0
Cara Memunculkan Virtual Panda Di Smartphone

Cara Memunculkan Virtual Panda Di Smartphone

Pada ajang tahunan Google I/O 2019, perusahaan mesin pencari itu memamerkan sejumlah fitur baru yang bakal meluncur di Andriod.

Dari sekian banyak fitur yang diungkap, augmented reality (AR) menjadi sorotan banyak pengguna Android.

Pada saat ini, Google memperlihatkan kemampuan untuk preview (pratinjau) berbagai hewan melalui AR di Google Search.

Setelah hampir satu bulan, perusahaan akhirnya mengulirkan fitur tersebut ke pengguna Android mulai hari ini. Adapun binatang yang bisa dimunculkan bentuk 3D-nya, termasuk harimau, panda, gurita, hiu putih, dan masih banyak lagi.

Fitur AR di Search merupakan salah satu bagian dari keyakinan perusahaan, dimana cara termudah untuk memberikan informasi adalah dengan melihatnya langsung.

Penasaran bagaimana caranya mengaktifkan fitur ini di smartphone kamu? Yang perlu dilakukan adalah melakukan pencarian binatang di Google Search via Chrome.

Perlu diingat, tidak semua perangkat Andriod mendukung fitur ini. Dalam penulisan ini, hewan AR itu muncul saat menggunakan perangkat Pixel 3 P30 Pro.

Sementara itu, smartphone lain seperti Moto Z, P20 Pro, dan Galaxy A8+ tampaknya tidak dapat memunculkan fitur berbasis AR ini.

Cara Munculkan Hewan AR di Smartphone

Saat hasil pencarian muncul, kamu akan melihat informasi tambahan di Knowledge Panel yang bertuliskan, seperti "Meet a life-size tiger up close."

Di bawahnya ada tombol bertuliskan "View in 3D" dan hewan animasi--pada artikel ini contohnya panda.

Kamu dapat melanjutkan dengan mengklik tombol tersebut, dan diikuti dengan menekan tombol bertuliskan "View in your space".

Kamu bakal diminta untuk menggeser smartphone sehingga Google dapat "mendeteksi" luas ruangan, dan kemudian meletakkan hewan di lantai.

Gimana, sangat seru bukan? Informasi, kamu dapat menguji fitur AR ini dengan membuka aplikasi Google pada perangkat yang mendukung teknologi ARCore.

Wednesday, March 27, 2019

Kebiasan Yang Memperburuk Kualitas Minyak Goreng

March 27, 2019 0
Kebiasan Yang Memperburuk Kualitas Minyak Goreng

Kebiasan Yang Memperburuk Kualitas Minyak Goreng

Minyak goreng memang baiknya tidak digunakan berkali-kali. Namun, kalau baru sekali pakai harus dibuang karena menghitam, pasti kita merasa sayang, kan?

Biasanya hal tersebut disebabkan lima kebiasaan kita saat memasak di bawah ini. Padahal dengan cara masak yang benar, kita bisa menjaga kualitas minyak tetap baik, sehingga bisa digunakan 2-3 kali.

1. Menggoreng dengan api terlalu besar

Salah satu penyebab minyak mudah menghitam adalah menggunakan api terlalu besar. Bahkan, minyak bisa berubah cokelat, meski baru sekali dipakai.

Selain kualitas minyak menurun, suhu yang terlalu panas juga berdampak pada kualitas makanan. Biasanya bagian luar makanan lebih dulu kering, sedangkan bagian dalamnya belum matang.

2. Menyimpan minyak dengan cara tidak tepat

Minyak goreng yang baru sekali pakai masih bisa dipakai kembali selama disimpan dengan baik. Seringkali kita membiarkan bekas minyak goreng berlama-lama di tempat terbuka, bahkan di atas penggorengan.

Padahal kebiasaan tersebut bisa membuat minyak cepat rusak dan menghitam. Simpan minyak dalam wadah kedap udara, letakkan di tempat yang tidak terpapar cahaya maupun sumber panas, seperti kompor.

3. Tidak langsung menyaring minyak

Saat menggoreng makanan bertepung, biasanya ada residu yang tertinggal seperti rontokan tepung. Sebaiknya langsung saring minyak dari sisa makanan dan menyimpannya. Jika dibiarkan mengendap terlalu lama, kualitas minyak bisa turun, bahkan berlendir di bagian dasar wadah.

4. Tidak memisahkan minyak berdasarkan jenis masakan

Saat menyimpan minyak, kamu perlu mengategorikan minyak bekas berdasarkan jenis masakannya, supaya rasa dan aroma dari masakan sebelumnya tidak tercampur.

Paling tidak ada tiga jenis, yakni makanan manis, makanan asin beraroma menyengat, dan makanan pedas. Jangan sampai minyak bekas menggoreng terasi atau telur digunakan lagi untuk menggoreng pisang.

5. Memasak menggunakan minyak yang sama bertutut-turut

Meski berhasil menjaga kualitas minyak bekas pakai dengan menerapkan tips di atas, tapi penggunakan minyak goreng berulang tetap harus dihindari. Batas aman minyak dipakai menggoreng adalah tiga kali.

Lebih dari itu, minyak biasanya sudah berubah warna menghitam dan tidak baik untuk kesehatan, karena mengandung lemak jenuh tinggi.

Tuesday, March 19, 2019

Teknik Memasak Yang Harus Kamu Tahu

March 19, 2019 0
Teknik Memasak Yang Harus Kamu Tahu
Teknik Memasak Yang Harus Kamu Tahu

Selain bahan baku dan bumbu pendukung, teknik memasak juga menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah bahan makanan. Teknik memasak sangat memengaruhi tekstur serta cita rasa makanan yang kamu buat.

Oleh karena itu, kamu perlu menerapkan teknik memasak secara tepat. Salah satu teknik memasak yang kerap digunakan adalah teknik memasak basah. Teknik ini dinilai lebih sehat karena tidak menggunakan minyak dalam proses pengolahannya. Sayangnya, kebanyakan masyarakat mengira teknik memasak basah sama dengan merebus. Padahal Sebenarnya ada 7 macam teknik memasak basah, berikut ulasannya.

1. Boiling

Boiling ialah metode memasak bahan makanan menggunakan zat cair yang telah mendidih. Zat cair di sini tidak harus air lho. Melainkan bisa menggunakan susu cair maupun santan. Teknik ini biasanya digunakan untuk mengolah sayur, daging, dan umbi-umbian seperti kentang.

2. Simmering

Simmering merupakan teknik mengolah makanan menggunakan air dalam jumlah relatif sedikit dan api kecil. Karena api yang digunakan kecil, maka pastinya memasak dengan teknik ini membutuhkan waktu yang cukup lama hingga masakan benar-benar matang. Teknik ini cocok dipakai untuk memasak soto, rawon, daging, hingga merebus tulang.

3. Poaching

Poaching yaitu teknik merebus bahan masakan di bawah titik didih. Pada teknik poaching, air yang digunakan cukup sampai semua bahan tercelup dengan sempurna. Api yang digunakan pun tidak boleh terlalu besar, sehingga untuk memasak dengan teknik poaching membutuhkan waktu yang lebih lama daripada boiling. Teknik Ini cocok digunakan untuk mengolah bahan masakan yang lunak dan mudah hancur seperti ikan, daging, otak-otak, dan telur.

4. Blanching

Tujuan blanching sebenarnya adalah membersihkan kotoran yang menempel pada permukaan bahan makanan. Atau terkadang juga digunakan untuk memasak makanan setengah matang.

Caranya pun cukup unik, kamu perlu merebus air hingga mendidih, tambahkan sedikit garam, lalu masukkan bahan makanan yang hendak kamu masak dalam waktu singkat, kemudian segera angkat dan siram dengan air dingin untuk menghentikan proses pemanasan pada bahan makanan. Blanching cocok digunakan untuk membersihkan sayur, buah, daging, serta membuat telur setengah matang.

5. Stewing

Stewing merupakan teknik mengolah makanan dengan suatu cairan dalam jumlah yang sedikit. Cairan yang digunakan pada stewing di antaranya santan, susu, kaldu, dan bumbu. Teknik ini berguna agar aroma masakan menjadi lebih wangi, bumbu meresap sempurna, dan bahan masakan menjadi lebih empuk. Teknik ini cocok digunakan untuk memasak opor dan gulai.

6. Tim

Memasak dengan teknik ini membutuhkan 2 buah panci, 1 panci berukuran besar dan panci lain yang berukuran kecil. Panci yang berukuran besar digunakan untuk merebus air, sedangkan panci yang kecil diletakkan di atas panci besar. Teknik ini biasanya digunakan untuk membuat nasi tim seperti yang biasa dimakan anak-anak serta orang yang sedang sakit.

7. Steaming

Teknik memasak dengan steaming juga kerap disebut sebagai mengukus. Pada metode ini, bahan makanan dimasak dengan menggunakan uap air panas. Terdapat sejumlah alat khusus yang bisa kamu gunakan untuk mengukus seperti dandang, kukusan, soblugan, dan sebagainya.

Keuntungan dari memasak menggunakan metode ini adalah kamu dapat mematangkan berbagai jenis bahan, seperti sayur dengan tetap mempertahankan nutrisi di dalamnya. Selain itu, metode ini cocok digunakan untuk memasak berbagai menu seperti bolu, brownies, sayur, nasi.

Saturday, March 2, 2019

Tips Anti Gagal Membuat Kue Kering

March 02, 2019 0
Tips Anti Gagal Membuat Kue Kering
Tips Anti Gagal Membuat Kue Kering

Lebaran sudah diambang pintu. Tentunya sudah bersiap-siap mengisi toples dengan kue kering. Agar kue kering lebaran kamu sukses dan nikmat untuk suguhan tamu, berikut lima langkah yang harus diperhatikan, yaitu:

1. Menakar

Dalam membuat kue kering untuk menakar bahan yang digunakan terkadang menggunakan sendok ukur. Cara menggunakan dengan memasukkan sendok ukur ke dalam bahan hingga munjung, lalu ratakan dengan menggunakan pisau. Jika mengukur cairan, isi sendok ukur sampai penuh.

2. Menimbang

Timbang bahan dengan menggunakan timbangan khusus kue. Sebelum digunakan periksa terlebih dahulu apakah timbangan layak digunakan dengan cara tekan timbang secara perlahan dengan tangan kemudian angkat tangan agar jarum kembali pada kedudukan nol. Jika jarum kembali pada angka nol, maka timbangan masih layak digunakan. Pastikan juga timbangan sebelum digunakan jarum menunjukkan angka nol.

3. Mengaduk

Untuk mengaduk bahan pembuat kue pada saat ini digunakan pengocok listrik atau sering disebut dengan mixer. Bahan yang perlu diaduk pertama kali biasanya mentega atau margarin, gula, dan telur. Setelah itu masukkan tepung terigu ke dalam adonan mentega tadi. Gunakan sendok kayu atau spatula dari karet atau plastik. Jangan terlalu lama mengaduk adonan, karena akan membuat kue keras atau bantat.

4. Memanggang

Setelah kue dicetak taruh di loyang yang telah diolesi mentega atau lapisi loyang dengan kertas roti. Ikuti petunjuk dari resep. Sebelum memanggang kue adakan uji coba untuk melihat apakah kue akan melebar atau tidak, dengan cara memanggang satu buah kue. Jika kue terlalu melebar tambahkan pada adonan 1-2 sendok makan tepung ke dalam adonan. Sebaliknya jika kue keras tambahkan 1-2 sendok makan susu cair pada adonan.

5. Mengecek kematangan

Untuk mengetahui kue telah matang dapat dilihat dari pinggirannya agak kecokelatan. Dapat juga dengan menekan bagian tengah apakah kue sudah keras. Jika kue belum cukup matang atau kering panggang 3-5 menit lagi.

Senang ya kalau kue kering buatan kamu berhasil dan mendapat pujian dari yang menikmati. Selamat mencoba.